• Sel. Apr 23rd, 2024

DIPA Parepare Diangka 638 M, Taufan Pawe : Serapannya Efisien Diangka 25 Persen Setiap Triwulan

By

Nov 30, 2020

INSIDENNEWS.COM, MAKASSAR– Rapat Koordinasi Pengendalian dan evaluasi Pelaksanaan Program dan kegiatan pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan Triwulan ke III tahun anggaran 2020, dirangkaikan dengan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) kepada 24 Kabupaten Kota yang digelar di Ballroom Hotel Claro Kota Makassar, Senin (30/11/2020).

Acara tersebut di hadiri Gubernur Sulawesi Selatan dan juga Forkopimda Sulsel, serta Wali Kota Parepare, Taufan Pawe bersama dengan 23 Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, sesuai dengan arahan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah, menargetkan setiap serapan anggaran di Provinsi Sulsel ditargetkan setiap Triwulan harus mancapai diangka 25 persen, atau terjadi kelipatan Capain 25 persen selama 4 Triwulan.

“Jika capaian itu bisa kita capai dan bahkan kita tau efektivitas itu sering bisa di capai di Kota Parepare, karena efisiensi dan efektivitas serta juga kinerja Pemerintahan Kota Parepare bisa lebih maksimal lagi, karena sistem tata kelola dan penanganan keuangan yang lebih baik,”katanya.

Selain itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini meyakini sistem tata kelola keuangan yang baik itu, akan terlaksana jika Progres pencapaian bisa tercapai.

“Salah satu yang kita andalkan disini bagaimana sistem perencanaan tidak dianggarkan pada tahun berjalan, tapi dilaksanakan pada anggaran Perubahan Tahun sebelumnya, sehingga pada tahun berjalan kita sisa melakukan pelaksanaan keuangan dan pemanfaatan anggaran pembangunan tersebut,”pungkas dia.

Diapun menjelaskan, TKDD untuk Kota Parepare itu sendiri tersalurkan kepada semua sektor pembangunan, serta bagaimana menunjang peningkat ekonomi dan pembangunan ekonomi di Kota Parepare ditengah Pandemi Covid-19.

“Kita juga komitmen bersama bagaimana mewujudkan anggaran tersebut di semua sektor lini yang ada, sehingga kemudian kemajuan dan pembangunan pada sektor pembangunan ekonomi bisa lebih baik lagi,”pungkasnya.(*/7ar)

By

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *